Keluarga
Keluarga, kalau ditafsirkan secara biologis--berarti anak, orang tua, kakek-nenek, sepupu, kakak, adik.
Tetapi, itu hanyalah secara biologis.
Secara mental? Secara psikologis?
Keluarga adalah tempat dimana kita bisa memadu kasih.
Keluarga adalah tempat dimana kita bisa melakukan aktivitas kita tanpa merasa takut
Keluarga adalah tempat dimana kita merasa damai
Keluarga adalah tempat dimana kita tidak perlu tertekan
Banyak orang yang tidak merasa nyaman di keluarganya.
Banyak orang yang merasa takut.
Banyak orang yang merasa tidak damai dan tenteram di keluarganya.
Banyak juga orang yang merasa tertekan di keluarganya.
Kita tidak membutuhkan orang tua untuk memiliki keluarga.
Aku? Aku menganggap sahabat-sahabatku sebagai keluargaku. Karena dengan mereka... aku tidak perlu merasa takut. Aku merasa sangat nyaman. Mereka mengerti aku. Mereka dapat membantuku dalam masalah-masalahku. Dengan mereka, aku merasa bahagia. Dengan mereka--aku merasa seperti hidup kembali.
Hidup kembali?
Ya, aku selalu merasa hidup kembali setelah aku bertemu mereka.
Mereka mendengarkan cerita-ceritaku.
Mereka bisa meninginkan api kemarahan di dalam hatiku.
Selalu begitu. Karena itu... mungkin ini terdengar konyol, tapi aku benci liburan.
Aku ingin selalu masuk sekolah. Aku ingin selalu bertemu dengan sahabat-sahabatku. Aku selalu ingin berbagi cerita dengan mereka. Aku ingin menceritakan pergumulan-pergumulan di dalam hatiku yang keras ini. Aku ingin... selalu bersama mereka... Aku ingin... mereka selalu menemaniku...
Tapi... aku rasa ini sudah tidak mungkin lagi. Kira-kira bulan depan, aku akan pindah ke China. Sudah tidak ada lagi yang bisa mendengarkan jeritan hatiku... Tidak ada lagi yang akan bisa menghiburku...
Sekarang... aku hanya bisa mempercayakan semuanya pada Tuhan... dan berharap akan ada masa depan yang cerah bagiku nanti... Walau perih...
God Bless You All...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar