Aku menulis post ini untuk orang yang dulu aku sukai.
(Terinspirasi dari lagu Lyla, Bernafas Tanpamu)
Jadi begini... sekitar bulan April sampai bulan November awal kemarin... aku menyukai seseorang. mungkin saja aku udah pernah nulis orang itu di blog ini
Alasan kenapa aku udah gak suka dia lagi.. cintaku ini menyakiti kita berdua. dan setelah aku pikir2, aku harus berhenti menyukai dia.
Dan... akupun berhasil
Tetapi, meskipun begitu, kebiasaan lamaku saat menyukai dia masih belum hilang.
Aku masih sering salah tingkah
Aku masih sering deg2an saat dekatnya
Aku masih sering merona di saat bersamanya
Jadi... seperti lirik lagu itu,
"Mungkin kau bertanya-tanya"
"Arti perhatianku terhadapmu"
"Pasti kau menerka-nerka"
"Apa yang tersirat dalam gerakku"
Aku rasa dia seperti itu. Sepertinya dia merasa aku masih menyukainya.
Meskipun aku sudah berkata menyukai orang lain (dia tau)
"Akulah serpihan kisah masa lalumu"
"Yang sekedar ingin tahu"
"Keadaanmu"
Itulah keadaanku sekarang
"Tak pernah aku bermaksud"
"Mengusikmu, mengganggu setiap"
"Ketentraman hidupmu"
"Hanya tak mudah bagiku lupakanmu, dan pergi menjauh"
"Beri sedikit waktu agar ku terbiasa bernafas tanpamu"
Aku tak pernah bermaksud untuk membuat persahabatanku dengannya sekarang terasa seperti dulu lagi, di mana aku tergila-gila padanya.
Karena itu, aku membutuhkan waktu. Agar kuterbiasa menganggapnya sebagai sahabatku.
Tapi... kalau harus jujur, aku hanya "menyukai" orang yang ku sukai sekarang.
Bukan "menyayangi".
Jujur saja, aku masih menyayangi "dia".
Sampai sekarangpun, orang
ini belum selesai atau nggak niat blogging?
BalasHapuswkwkwkwk
soalnya tulisannya bersambung.